Aged Domain Vs Expired Domain

Apa itu Expired Domain? Aged Domain Vs Expired Domain Mana Yang Lebih Baik?

Pernah mendengar kata domain? Kata ini sudah tentu tidak asing terdengar, apalagi bagi yang setiap harinya melanglang buana untuk berselancar di dunia maya. Nah, artikel kali ini berisi ulasan mengenai aged domain vs expired domain secara lengkap.

Hal ini tentu saja merujuk pada istilah tersebut yang beberapa hari terakhir semakin santer diberitakan. Oleh karena itu, ulasan berikut juga akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan dari keduanya.

aged domain

Baca juga : Cara Membuat Website Bisnis

Pengertian Aged Domain Vs Expired Domain

Sebelum membahas lebih dalam tentang aged domain vs expired domain, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa itu domain. Domain merupakan nama unik dalam bentuk sederhana yang berfungsi untuk mengidentifikasi sebuah web.

Saat pemilihan nama domain, biasanya banyak menggunakan istilah seperti aged. dropped domain, serta domain expired. Adapun yang dimaksud dropped domain adalah domain tua yang sudah memiliki status deleted atau terhapus.

Artinya, ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) sudah melakukan reset terhadap nama domain tersebut. Dengan begitu, siapapun bisa kembali mendaftarkannya lewat registrar apa saja.

Domain expired yang saat ini sedang masyhur pada kaum blogger termasuk dalam dropped domain. Dengan kata lain, domain expired ialah domain yang masa aktifnya sudah tidak diperpanjang lagi oleh sang pemilik.

Seandainya ada orang lain yang mendaftarkan domain tersebut, maka ia merupakan pemilik baru atas domain yang sudah mengalami reset ini. Berbeda dari domain expired, aged domain merupakan domain lawas yang sudah terdaftar beberapa tahun dan masih bertahan serta dapat dijual.

Kelebihan dan Kekurangan Aged Domain Dan Expired Domain

Jika membandingkan aged domain vs expired domain maka sudah jelas, bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk lebih jelas simak penjabarannya di bawah ini.

  1. Aged Domain

Dari pengertian di atas sudah jelas bahwa aged domain adalah dimana domain yang berusia tua tidak akan mengalami reset dari ICANN. Kelebihan dari domain ini, yaitu perbedaan antara domain yang masih terindex dan deindex semakin jelas terlihat.

Adapun kekurangannya, domain tua tidak fleksibel dalam hal pemilihan nama. Sebab, mesti mencocokkan dengan stock yang sedang sale atau ada pada pelelangan. Dari segi harga, domain ini juga lebih mahal karena wajib membayar biaya jasa dan renewal untuk setahun kedepan.

  1. Expired Domain

Sebelum memilih dropped domain, sepatutnya pertimbangkan dahulu apa saja kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Kelebihan domain terlihat dalam hal pemilihan nama yang lebih fleksibel dan harga sudah pasti murah.

Sisi kekurangannya, domain tipe ini memiliki umur yang pendek dan akan mengalami reset kembali ke 0. Reset inilah yang menyebabkan proses deindex semakin sulit dibedakan

Meskipun begitu, tidak mustahil mendapatkan nama domain yang murah, branded, bukan deindex, serta mempunyai backlink quality yang baik. Artinya, dalam hal aged domain vs expired domain, jenis ini lebih baik.

expired domain

Kiat Mengetahui Domain Expired Berkualitas

Mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa harus mencari dan menggunakan domain expired? Kenapa tidak domain baru yang namanya bisa pilih sesuai dengan keinginan?

Begini, penggunaan domain baru adalah hal lumrah bagi oleh internet marketer. Namun dalam beberapa perkara, domain lama adalah pilihan paling tepat dan memiliki nilai plus.

Kebanyakan blogger lebih memilih domain expired, karena lazimnya memiliki nilai DA atau domain authority yang tinggi. Hal ini memudahkan website untuk menduduki peringkat baik pada search engine. Lalu, bagaimana caranya untuk cek domain expired berkualitas?

1.# Cek Riwayat Konten Pada Domain Lama

Dalam ulasan aged domain vs expired domain, kiat pertama adalah lakukan cross check pada domain tersebut. Lihat apakah domain digunakan untuk spam atau tidak, karena hal ini akan mempengaruhi kesehatan website. Gunakan Wayback Machine untuk mengetahuinya.

Konten spam yang umumnya digunakan seperti gambling, pornografi serta konten bekas website judi. Selain itu, bisa juga konten yang berisi obat ilegal atau toko online yang memuat keterangan kontak penipuan.

2. Melakukan Pemeriksaan Pada Backlink

Selain riwayat konten, poin yang harus diperiksa juga adalah backlink atau tautan dengan memanfaatkan tools di internet. Setelah itu, lakukan analisa terhadap backlink apakah mengarah pada spam atau tidak.

3. Cek Metrik Domain

Jika sudah aman dari spam, kini pastikan juga bahwa domain mempunyai metrik otoritas sekurangnya 20+. Kondisi ini yang membuat domain expired menjadi bahan incaran, karena otoritas yang tinggi memang begitu penting.

Beberapa tools yang terdapat pada internet dapat memberikan bantuan dalam proses pengecekan metrik domain. Sebut saja Open Site Explorer, Small SEO Tools hingga MOZ.

Cara Cek Domain Expired

Pembahasan yang tak kalah penting dari domain expired adalah cara mencari dan mengecek keberadaannya. Tak perlu khawatir, langkah ini dapat diterapkan dengan mengakses salah satu situs berikut:

  • Expireddomain.net
  • RegisterCompass.org
  • Domcop.com
  • HammercheadDomains.com
  • FreshDrop.com
  • Moonsy.com

Selain dari website di atas, domain expired juga dapat dicek menggunakan software yang dipasang pada laptop atau pc. Software tersebut antara lain Scrapebox atau Domain Hunter Gatherer.

fungsi expired domain

Fungsi Utama Domain Expired

Sebelum memutuskan, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa yang menjadi kebutuhan atau prioritas. Sudah mantap menggunakan domain expired? Tak masalah, karena berikut adalah 3 fungsi utamanya:

  • Sebagai moneysite
  • Sebagai PBN (Private Blog Network)
  • Sebagai 301 Redirect

Status Domain Expired

Seperti yang sudah terulas sebelum ini, domain expired adalah domain yang sudah tidak aktif lagi. Domain ini tidak dapat diregistrasi secara langsung, tetapi harus menunggu 80 hari terlebih dahulu. Di sini, domain akan mengalami beberapa periode tingkatan, yakni

  • Active domain
  • Renewal grace period
  • Redemption grace period
  • Pending delete
  • Available for registration

Setelah memasuki tingkat available for registration, artinya domain sudah tidak memiliki pemilik. Bila ingin membelinya, perhatikan kiat memilih domain berkualitas seperti yang tertera pada ulasan aged domain vs expired domain di atas. Semoga bermanfaat

Tinggalkan komentar